Kue Panada, Empanada Ala Minahasa yang Bikin Kamu Lupa Pastel dan Risoles

cheriscafe.com – Kalau kamu pikir pastel atau risoles sudah puncak kue goreng isi, coba sekali gigit Kue Panada dari Manado — langsung lupa nama semua kue lain.

Bentuknya mirip pastel besar, tapi kulitnya lebih tebal dan renyah, isinya cakalang rica-roa yang pedas-gurih, dan satu suap langsung bikin lidah menari. Ini bukan sekadar jajanan, ini warisan kuliner Minahasa yang sudah ada sejak jaman kolonial Belanda.

Asal-Usul: Dari Spanyol ke Manado Lewat Belanda

Kue Panada adalah keturunan langsung dari empanada Spanyol yang dibawa pelaut dan pedagang ke Filipina, lalu masuk ke Sulawesi Utara lewat jalur perdagangan Maluku–Manado abad ke-17. Orang Belanda yang tinggal di Minahasa mengadaptasi resepnya dengan bahan lokal:

  • Ganti daging babi/ayam → ikan cakalang (tuna skipjack) asap
  • Tambah rica-roa (cabe rawit + bawang merah tumis)
  • Kulit dari tepung terigu + mentega + kuning telur sampai kuning menggilap

Hasilnya? Empanada versi Minahasa yang 1000 % lebih nendang.

Isi Kue Panada yang Bikin Nagih

Isi klasik:

  • Cakalang suwir asap (fufu)
  • Rica-roa (tumis cabe rawit, bawang merah, daun bawang)
  • Daun bawang & seledri
  • Kadang ditambah kentang kecil atau telur rebus

Kulitnya:

  • Tepung terigu protein tinggi + mentega + kuning telur
  • Digilas tipis, dilipat jadi setengah lingkaran, pinggirannya dipilin cantik (teknik “rep” khas Minahasa)

Hasil goreng: luar garing berlapis-lapis, dalamnya lembab dan pedas.

Harga 2025: Rp 8.000–15.000 per biji (tergantung ukuran)

7 Tempat Legendaris Beli Kue Panada (Wajib!)

  1. Panada House – Jl. Sam Ratulangi, Manado Paling terkenal, antrean bisa 20 meter pagi-pagi
  2. Kue Panada Mama Yen – Tomohon Isi paling banyak, pedasnya sampai nangis
  3. Panada 99 – Pasar Bersehati & Pasar 45 Manado Murah meriah, cocok buat oleh-oleh
  4. Panada Rico – Kawangkoan Varian modern: keju, kornet, bahkan cokelat
  5. Panada Cap Tikar – Langowan Kulit paling renyah, resep turun temurun sejak 1960-an
  6. Panada Gorontalo (versi tetangga) Isinya lebih manis + kelapa parut
  7. Bandara Sam Ratulangi – banyak kios jual versi vakum (tahan 3 hari)

Cara Makan yang Benar

  • Makan panas-panas → kulit masih “kress kress”
  • Gigit ujung dulu → hembusin uap → baru seruput isinya
  • Pasangkan dengan teh manis panas atau sambal roa
  • Satu orang biasa habis 3–5 biji tanpa sadar
  • Kue Panada pernah jadi “makanan darurat” pasca bencana gempa Palu 2018 — mudah dibawa & tahan lama
  • Orang Belanda di Manado sampai sekarang masih bilang “panada” kalau kangen rumah
  • Ada lomba “Panada Terpedas” tiap Festival Danau Tondano

Kalau kamu ke Manado dan pulang tanpa bawa sekotak Panada, berarti kamu cuma liburan, belum ziarah kuliner.

Satu gigitan, dan kamu langsung paham kenapa orang Minahasa bilang: “Panada bukan kue, Panada adalah cinta dalam bentuk gorengan.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *